BERDASARKAN GALATIA 5:16-25, BAGAIMANA KEHIDUPAN ORANG PERCAYA DALAM KONTEKS PEPERANGAN ANTARA DAGING DAN ROH?

Penulis: Eduff Exl Elik (SRPCAA)
Editor: Rev. Fazli Samil

Gambar Kiasan

Kehidupan orang percaya bukanlah perjalanan yang bebas daripada pergumulan, melainkan sebuah pertempuran rohani yang berterusan. Dalam Galatia 5:16-25, Rasul Paulus dengan jelas menggambarkan bahawa setiap orang yang telah diselamatkan masih menghadapi konflik, iaitu antara keinginan daging dan kehendak Roh Kudus. Pertentangan ini bukan bersifat pasif, tetapi aktif dan tidak boleh diabaikan. Oleh itu, memahami realiti peperangan rohani sangat membantu orang percaya agar tidak hidup menurut kehendak daging, tetapi menurut pimpinan Roh yang menghasilkan buah yang sejati dalam Kristus.

Sebelum Penjelasan berkenaan dengan Kehidupan orang percaya dalam konteks Peperangan antara daging dan Roh. Adalah lebih baik, sekiranya penjelasan ini didahulukan dengan penerangan berkenaan dengan Daging dan Roh:

Daging - Merujuk kepada keinginan yang bertentangan dengan keinginan Roh. Kecenderungan melakukan dosa atau perbuatan yang tersasar dari perintah/kehendak Allah. 

Roh - Roh yang dikatakan dalam konteks ini adalah Roh Kudus. Roh-lah yang akan membimbing dan memimpin orang pecaya untuk tidak melakukan apa yang mereka hendaki. 

Penerangan Ayat Demi Ayat:

Dari Ayat 16-18 Membahas Tentang:
- Keinginan Daging dan Keinginan Roh saling bertentangan antara satu dengan yang lain. 
- Manusia mempunyai dua pilihan sama ada menurut Keingingan Daging atau Keinginan Roh Kudus. 
- Seseorang yang menyerahkan dirinya kepada salah satu daripada kedua keinginan ini, maka akan ada akibat daripada perbuatan itu. 

Manakala Ayat 19-23: 
- Menerangkan dengan lebih mendalam berkenaan dengan Perbuatan Keingingan Daging dan Perbuatan buah Roh Kudus. 
- Masing-masing tertulis di Ayat 19-21 - Perbuatan Keingingan Daging 
- Ayat 22-23 - Perbuatan Buah Roh 

Seterusnya Ayat 24:  
- Panggilan menyalibkan keinginan Daging. 

Akhir Sekali Ayat 25:  
- Menekankan hidup didalam Roh Kudus, maka hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus sudah pasti akan menghasilkan buah-buah Roh itu sendiri.
- Buah Roh Kudus adalah seperti yang ditulis di ayat 22-23 iaitu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

Kesimpulan

Maka dapat disimpulkan bahawa, Secara konteks, kehidupan orang percaya dalam Galatia 5:16-25 berada dalam peperangan rohani. Dimana, terdapat dua keingingan yang akan menjadi pilihan. iaitu Perbuatan Keinginan Daging atau Perbuatan Keinginan Roh. Bagi orang percaya mereka sudah tentu dipimpin oleh Roh kudus, maka mereka tidak akan memilih menuruti keinginan daging. Hal ini kerana, menurut Paulus dalam Galatia 5: 15 mengatakan bahawa, orang-orang percaya sudah dimerdekakan.  

Soli Deo Gloria!

Comments

Popular posts from this blog

EVALUASI CRITICAL TERHADAP PELAKSANAAN KONFERENSI PMM

UNDUK NGADAU (HUMINODUN), PANDANGAN DAN SIKAP KRISTIAN

GEMBALA DAN MAJLIS GEREJA SALING MENGGIGIT?